Penerapan Active Cycle of Breathing Technique Terhadap Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Pada Pasien Dengan Tuberkulosis Paru di RSUD Pasar Rebo Jakarta Timur
Keywords:
Active Cycle of Breathing Technique, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, Tuberkulosis ParuAbstract
Tuberculosis Paru merupakan penyakit infeksius kronik dan berulang, yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. jumlah terbesar kasus baru TB di Kawasan Asia Tenggara 43%, Afrika 25%, Pasifik Barat 18%.Salah satu gejala yang akan muncul yaitu ketidak efektifan bersihan jalan nafas. tindakan terapi Active Cycle of Breathing Technique akan meluruhkan sekresi di dinding saluran nafas dan mendorong pergerakan sekresi. ACBT memiliki tiga tahap untuk mengeluarkan sputum (dahak) dari jalan nafas meliputi latihan kontrol nafas, latihan ekspansi dada (nafas dalam), dan melakukan hembusan nafas paksa (huffing). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran penerapan Active Cycle of Breathing Technique terhadap bersihan jalan nafas tidak efektif pada pasien tuberkulosis paru. Metode penelitian yang digunakan dalam studi kasus ini adalah Kualitatif, dimana dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan terapi Active Cycle of Breathing Technique terhadap bersihan jalan nafas pada pasien tuberculosis paru. Hasil penelitian ini yaitu penerapan latihan ACBT pada penderita TB Paru sangat efektif untuk mengeluarkan sekret yang tertahan dengan masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif yang dilakukan penerapan latihan ACBT, fekuensi nafas membaik, pola nafas membaik pada penderita selama 3 hari perawatan. Terapi ACBT mampu membantu menangani masalah bersihan jalan nafas tidak efektif karena sekresi yang tertahan pada pasien dengan Tuberculosis Paru.