Penerapan Terapi Inhalasi Nebulizer pada Anak yang Mengalami Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif dengan Bronkopneumonia di RSUD Pasar Rebo Jakarta Timur

Authors

  • Restu Iriani Akper Berkala Author
  • Hilmiyatul Hasna Author

Keywords:

Bronkopneumonia, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, Terapi Inhalasi Nebulizer

Abstract

Bronkopneumonia merupakan salah satu jenis pneumonia yang terjadi pada daerah bronkus dan alveolus. Peradangan atau infeksi yang terjadi disebabkan oleh virus, bakteri, maupun jamur. Terapi inhalasi merupakan metode pengobatan yang dilakukan dengan cara menginhalasi (menghirup) obat ke dalam saluran pernapasan. Nebulizer adalah perangkat medis yang berfungsi untuk mengubah cairan menjadi droplet aerosol, sehingga dapat dihirup oleh pasien. Penelitian yang dilakukan penulis bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerapan terapi inhalasi nebulizer terhadap pengeluaran sputum pada penderita bronkopneumonia di RSUD Pasar Rebo Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Setelah dilakukan pengkajian pada An.R dan An.M ditemukan masalah proritas yaitu bersihan jalan napas tidak efektif pada kedua pasien, perawat melakukan tindakan salah satunya kolaborasi pemberian terapi inhalasi nebulizer. Penerapan yang telah dilakukan yaitu terapi inhalasi nebulizer 3x24 jam. Evaluasi keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan sekresi yang tertahan teratasi selama 3x24 jam dengan hasil pada pasien 1 (An.R) frekuensi nadi 120x/menit, frekuensi napas 30x / menit, SPO2: 100%, suara napas ronkhi berkurang, sedangkan pada pasien 2 (An.M) frekuensi nadi 108x/menit, frekuensi napas 20x/menit, SPO2: 99%, suara napas vesikuler. Setelah di lakukan terapi inhalasi nebulizer ternyata efektif dapat mengencerkan sputum dengan maksimal pada dinding bronkus. Saran : perawat lebih meningkatkan tindakan pemberian terapi inhalasi nebulizer dalam membantu mengatasi Bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien anak dengan Bronkopneumonia.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

30-04-2026