Implementasi Terapi Murottal pada Lansia yang Mengalami Ansietas dengan Hipertensi di Meruya Ilir Kembangan Jakarta Barat
Keywords:
Terapi Murottal, Ansietas, Lansia, HipertensiAbstract
Ansietas merupakan gangguan psikologis yang sering terjadi pada lanjut usia (lansia), terutama yang menderita penyakit kronis seperti hipertensi. Terapi non-farmakologis seperti terapi murottal Al-Qur’an dinilai dapat menjadi terapi alternatif yang efektif dan aman dalam menurunkan tingkat ansietas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi murottal pada dua pasien lansia yang mengalami ansietas dengan hipertensi di Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat, serta mengevaluasi efeknya terhadap tingkat ansietas dan tekanan darah. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study). Subjek penelitian adalah dua pasien lansia dengan kriteria inklusi tertentu. Implementasi terapi murottal dilakukan satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut, masing-masing sesi 25-30 menit, menggunakan rekaman murottal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami penurunan tingkat ansietas yang signifikan setelah implementasi terapi murottal, yang diukur dengan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, tekanan darah sistolik dan diastolik kedua pasien juga menunjukkan tren penurunan ke arah normal. Penurunan ansietas dan tekanan darah ini diduga berkaitan dengan efek relaksasi dan kenyamanan yang ditimbulkan oleh lantunan murottal. Penelitian ini merekomendasikan terapi murottal sebagai salah satu intervensi non-farmakologis yang efektif untuk mengurangi ansietas pada lansia dengan hipertensi dan dapat diintegrasikan dalam pelayanan keperawatan geriatri.